Perbedaan Internet 5G dan 4G

Perkembangan teknologi jaringan mobile terus meningkat seiring kebutuhan gaya hidup sampai muncul pertanyaan tentang perbedaan internet 5G dan 4G. Dan saat ini kita berada di awal teknologi jaringan mobile generasi kelima yang dikenal dengan sebutan 5G, walau smartphone di pasaran masih “nyaman” dengan jaringan 4G karena lompatan kecepatan download dan streaming tanpa buffer.

5G tidak hanya menawarkan download dan streaming yang lebih cepat dari 4G, tapi juga akan memuluskan revolusi cloud gaming, autonomous vehicles, smart-home dan juga revolusi smartphone 5G. Sekarang, mari kita lihat perbedaan internet 5G dan 4G :

Perbedaan Kecepatan 5G dan 4G

Sebagian besar dari kita sudah “kenyang” dengan sinyal 4G yang tidak sesuai dengan promosinya karena faktor lokasi, spek smartphone dan kepadatan user dalam satu area, tapi tabel berikut akan memberikan gambaran tentang kecepatan rata2 setiap generasi teknologi jaringan mobile.

perbedaan internet 5G dan 4G

Setiap generasi diatas juga “diperumit” dengan istilah asing karena adanya pengembangan teknologi seperti halnya 4G, 4G LTE dan 4G+, yang secara teori akan memberikan kecepatan tambahan. Sebagian dari kita sudah nyaman dengan 4G karena sudah bisa nonton Netflix Ultra HD yang butuh kecepatan internet 25 Mbps, tapi teknologi 5G akan memberikan tontonan streaming setara Bluray.

Perbedaan Latensi 5G dan 4G

Kelemahan 4G adalah latensi (latency), yaitu waktu yang dibutuhkan untuk mentransfer data dari gadget kita ke sumber data (server) dalam satuan miliseconds (ms). Di jaman 4G, kualitas latensi sangat penting untuk bermain game online bergenre first person shooter atau racing, karena latensi akan sangat mempengaruhi prestasi gaming. Saat bermain game online, kita sudah puas dengan 4G yang memberikan latensi sekitar 50ms – 30ms. Tapi di jaman 5G nanti, kita akan bermain cloud gaming dengan latensi sekitar 1ms sehingga kita tidak perlu beli PC spek “dewa” untuk bermain game berat 60fps berkat teknologi cloud gaming seperti layanan Google Stadia dan Microsoft xCloud. Di jaman 5G nanti, kendaraan autopilot atau autonomous dapat menyetir sendiri dengan reaksi yang super realtime berdasarkan data Google Map atau cloud server lalulintas lainnya. Tapi latensi 10ms di awal jaman 5G sudah sangat bagus untuk berbagai kebutuhan.

Perbedaan Coverage 5G dan 4G

Butuh waktu bertahun-tahun bagi teknologi 4G untuk menyebar ke seluruh dunia dan sampai saat ini masih banyak pedesaan yang belum menikmati 4G, bahkan daerah kota memiliki kecepatan 4G yang tidak merata. Pola penyebaran 5G nanti akan seperti 4G dimana kota besar akan pertama merasakan teknologi 5G.

Antena 5G Verizon

Operator seluler di dunia akan menggunakan infrastruktur teknologi 5G yang berbeda seperti low-band, mi-band dan mmwave, tergantung dari karakter daerahnya, market dan budget investasinya. Yang jelas masing-masing teknologi 5G tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Disatu sisi, konsumen tak peduli itu semua selain harga yang sesuai kantong dan manfaat 5G untuk kebutuhan harian.

Untuk bisa menikmati 5G, kita juga butuh gadget yang support 5G seperti Samsung Galaxy S10 5G, Galaxy Note 10+, Huawei Mate X, Xiaomi Mi MIX 3 5G. bagaimana dengan iPhone? sepertinya Apple lagi “malas” mengikuti perlombaan teknologi 5G. Dari kecanggihan semua smartphone flagship tersebut, hal penting yang perlu diperhatikan adalah 5G juga “makan” banyak power baterai daripada 4G, sehingga teknologi kapasitas baterai juga wajib mengimbangi perkembangan teknologi 5G.

5G bukan kiamat 4G

Detik ini, penulis masih mengandalkan 3G saat sinyal 4G menghilang dan itulah yang juga akan dialami 5G. Jika ada yang mengatakan teknologi 5G adalah pengganti 4G adalah salah besar, karena kedua teknologi akan saling melengkapi demi kelancaran internet, dimanapun kita berada. Bahkan Huawei mengembangkan The Balong 5000 yang merupakan chipset gadget untuk 2G/3G/4G/5G berkecepatan upto 4.6Gbps di frekuensi 5G.

Beberapa operator seluler berusaha meningkatkan kecepatan download dan latensi 4G dengan embel-embel promosi 5GE (5G Evolution), seperti halnya HSPA+ yang masih merupakan teknologi 3G dengan embel-embel promosi 4G. Lepas dari berbagai isu teknis perbedaan internet 5G dan 4G, dua atau tiga tahun lagi kita akan benar-benar merasakan manfaat teknologi 5G yang super cepat untuk meningkatkan kemudahan gaya hidup kita yang semakin dinamis.

Komentar
Open chat
1
Halo sobat, ada yang bisa kami bantu ?
Powered by