5 Fitur One UI 8.5 Bukan Sekadar Update Biasa dan Bikin HP Naik Level

Sepanjang 2025, ekosistem ponsel Galaxy bergerak cepat. Setelah peluncuran One UI 7 pada April dan One UI 8 pada September, kini Samsung kembali menguji pembaruan lanjutan melalui One UI 8.5 dalam program beta. Artinya, sejumlah fitur baru sudah bisa dicicipi oleh pengguna yang mendaftar lebih awal, meski belum dirilis luas.

Langkah ini menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya fokus pada perangkat keras seperti seri Galaxy terbaru, tetapi juga terus memoles pengalaman penggunaan sehari hari. Berikut lima kemampuan baru yang patut diperhatikan.

Rekam hanya bagian layar yang dibutuhkan

Selama ini, perekaman layar di ponsel sering kali menangkap seluruh tampilan, termasuk bilah status dan navigasi. Akibatnya, hasil rekaman perlu dipotong ulang agar lebih rapi atau untuk menyembunyikan informasi pribadi.

Di One UI 8.5, tersedia opsi perekaman sebagian layar. Area yang ingin direkam bisa dipilih dan diatur ukurannya secara manual sebelum proses dimulai. Fitur ini mempermudah pembuatan tutorial, dokumentasi error, atau berbagi cuplikan percakapan tanpa perlu mengedit ulang. Bagi pengguna aktif media sosial atau pekerja digital, efisiensi ini terasa signifikan.

Panel Quick Settings makin fleksibel

Panel pengaturan cepat merupakan bagian yang hampir selalu diakses setiap hari. Kini tampilannya bisa diatur lebih bebas. Ukuran tombol dapat diubah, posisi bisa dipindahkan sesuka hati, dan kontrol tambahan dapat ditambahkan di luar susunan standar.

Beberapa elemen seperti pengatur kecerahan dan volume bahkan bisa diperpanjang atau diubah orientasinya. Kontrol musik juga dapat diperbesar agar lebih dominan. Personalisasi ini memberi ruang bagi tiap orang untuk menyesuaikan ponsel sesuai kebiasaan, sehingga akses fitur penting menjadi lebih cepat dan intuitif.

Penyuntingan foto berbasis AI lebih mudah dipahami

Aplikasi galeri bawaan Galaxy sudah lama memiliki kemampuan berbasis kecerdasan buatan. Namun kini tampilannya dibuat lebih ringkas dengan riwayat pengeditan yang mudah diakses.

Objek dalam foto dapat dihapus, dipindahkan, atau bahkan ditambahkan melalui sketsa sederhana. Ada pula opsi gaya visual seperti komik atau lukisan air untuk foto yang memuat wajah. Perubahan ini membuat proses penyuntingan terasa lebih terarah dan tidak membingungkan. Dalam konteks maraknya konten visual di media sosial dan kebutuhan promosi daring, fitur ini bisa mengurangi ketergantungan pada aplikasi pihak ketiga.

Album privat langsung di Galeri

Privasi menjadi perhatian utama di era digital. Tidak jarang ponsel dipinjamkan sebentar untuk menelepon atau melihat sesuatu, sementara di dalamnya tersimpan foto dan video pribadi.

Lewat One UI 8.5, aplikasi Galeri kini memiliki album privat bawaan. Berkas yang dipindahkan ke sana akan tersembunyi dari tampilan utama dan hanya bisa diakses setelah verifikasi biometrik atau PIN. Kehadiran fitur ini memperkuat perlindungan data pribadi tanpa perlu memasang aplikasi tambahan yang belum tentu aman.

Voicemail langsung dikelola di perangkat

Biasanya pesan suara dikelola melalui operator seluler. Mekanismenya sederhana, tetapi kontrolnya terbatas. Pembaruan terbaru menghadirkan Direct Voicemail, yang memungkinkan panggilan dialihkan otomatis ke pesan suara setelah waktu tertentu atau secara manual dari layar panggilan masuk.

Rekaman pesan tersimpan langsung di perangkat dan dapat dilengkapi transkripsi otomatis. Ini membantu menyaring panggilan yang tidak diinginkan serta memudahkan dokumentasi komunikasi penting. Bagi pelaku usaha, pekerja profesional, atau siapa pun yang sering menerima panggilan tak dikenal, fitur ini meningkatkan efisiensi sekaligus kenyamanan.

Secara keseluruhan, One UI 8.5 menunjukkan arah pengembangan yang menekankan kontrol, privasi, dan kemudahan personalisasi. Jika tren ini berlanjut saat versi final dirilis ke publik, pengalaman menggunakan Galaxy berpotensi menjadi lebih adaptif terhadap kebutuhan sehari hari.