Persaingan Aktor Terbaik menuju Oscar 2026 mulai mengerucut, meski belum sepenuhnya aman dari kejutan. Sejumlah ajang pemanasan seperti Critics Choice Awards, Golden Globe, dan SAG Awards sudah memberi gambaran arah, namun celah kecil di posisi bawah membuat hasil akhirnya tetap menarik untuk diikuti.
Di lapisan teratas, dua nama paling menonjol adalah Timothée Chalamet lewat Marty Supreme dan Leonardo DiCaprio melalui One Battle After Another. Keduanya sudah mengantongi kemenangan penting dan tampil sebagai wajah utama film yang juga kuat di kategori Best Picture. Untuk DiCaprio, situasinya berbeda dibanding kasus Killers of the Flower Moon. Kali ini filmnya benar-benar menjadi kandidat unggulan secara keseluruhan, sehingga peluangnya jauh lebih stabil.
Michael B. Jordan juga berada di zona aman. Performa Sinners justru menunjukkan kekuatan luar biasa di lintasan penghargaan. Alih-alih terancam tersingkir, film ini bahkan mendekati rekor jumlah nominasi. Dengan dukungan tersebut, absennya Jordan di Oscar akan menjadi kejutan besar.

Nama yang paling menarik perhatian datang dari luar Hollywood arus utama. Wagner Moura mencuri sorotan lewat The Secret Agent, sebuah film yang perlahan menguat sejak Cannes dan diperkuat kemenangan Golden Globe kategori drama. Meski gagal menembus SAG dan daftar panjang BAFTA, sejarah menunjukkan bahwa pemenang Golden Globe drama hampir selalu masuk Oscar. Contoh terbaru di kategori aktris tahun lalu memperlihatkan pola serupa. Jika Moura lolos, ini akan menjadi momen penting bagi sinema Brasil sekaligus bukti bahwa jalur non-Inggris masih punya ruang di panggung utama.
Ketegangan justru terasa di perebutan satu kursi terakhir. Ethan Hawke, Jesse Plemons, dan Joel Edgerton sama-sama memiliki argumen kuat. Hawke unggul di jumlah ajang pemanasan utama. Plemons diuntungkan karena filmnya hampir pasti masuk Best Picture, sebuah faktor yang sering membantu aktor mendapatkan nominasi. Edgerton mendapat dorongan dari pengakuan industri lewat PGA, meski catatan statistiknya paling rapuh.
Statistik lintasan penghargaan sejak 2010 menunjukkan pola yang cukup jelas. Aktor yang mengoleksi kombinasi Golden Globe, SAG, BAFTA longlist, serta dukungan film di PGA hampir selalu berakhir di daftar nominasi Oscar. Dalam konteks ini, Plemons dan Hawke berada di posisi paling masuk akal, sementara Moura menjadi anomali menarik karena bertabrakan dengan data historis.
Mengapa semua ini penting? Oscar bukan sekadar soal satu piala. Nominasi dan kemenangan dapat mengubah posisi seorang aktor di industri, menentukan proyek-proyek besar berikutnya, sekaligus memengaruhi arah promosi film global. Selain itu, dinamika tahun ini memperlihatkan bagaimana Akademi perlahan membuka ruang lebih luas bagi film internasional dan narasi di luar bahasa Inggris.
Bagi penikmat film, musim penghargaan semacam ini memberi peta awal tentang karya apa saja yang layak diperhatikan. Daftar kandidat Aktor Terbaik 2026 bukan hanya soal siapa yang akan berdiri di panggung Dolby Theatre, tetapi juga cerminan selera industri, kekuatan kampanye studio, dan perubahan wajah sinema dunia yang terus bergerak.

