Perseteruan hukum antara Sony Interactive Entertainment dan Tencent terkait game Light of Motiram akhirnya resmi berakhir. Kedua perusahaan dikabarkan telah mencapai kesepakatan damai secara tertutup, yang sekaligus menutup gugatan hukum dan membuat game tersebut menghilang dari berbagai etalase digital utama.
Gugatan ini pertama kali diajukan Sony pada akhir Juli 2025 di pengadilan federal California. Dalam dokumen gugatan, Sony menuduh Light of Motiram meniru secara berlebihan seri Horizon, mulai dari desain dunia, karakter, hingga presentasi visual yang dianggap terlalu mirip. Tencent dan afiliasinya membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa Sony berusaha memonopoli elemen umum dalam genre game aksi-petualangan.
Selama beberapa bulan, kasus ini berkembang menjadi perdebatan sengit mengenai batas antara inspirasi dan penjiplakan. Bahkan, hingga dua pekan lalu, kedua pihak masih bersiap menghadapi proses hukum lanjutan yang dijadwalkan bergulir pada awal 2026, dengan Tencent sempat menyetujui penghentian sementara promosi dan uji publik game tersebut.
Namun situasi berubah cepat. Dalam dokumen pengadilan terbaru, Sony dan Tencent bersama-sama mengajukan permohonan penghentian perkara berdasarkan kesepakatan bersama. Gugatan tersebut resmi dihentikan dengan status dismissed with prejudice, yang berarti kasus ditutup secara permanen dan tidak dapat diajukan kembali di kemudian hari. Seluruh permohonan hukum yang masih berjalan juga ditarik, dan masing-masing pihak menanggung biaya hukumnya sendiri.
Kesepakatan ini bersifat rahasia. Tidak ada informasi resmi mengenai nilai finansial atau syarat lain yang disepakati kedua belah pihak, dan pengadilan tidak merilis detail tambahan selain konfirmasi bahwa perkara telah selesai sepenuhnya.
Menariknya, tak lama sebelum dokumen pengadilan tersebut muncul, Light of Motiram diketahui telah ditarik dari sejumlah toko digital besar. Halaman game di Steam dan Epic Games Store kini tidak lagi dapat diakses, membuat game tersebut tak bisa dilihat maupun ditambahkan ke daftar keinginan pengguna.
Dengan gugatan yang telah berakhir dan game yang sudah tidak tersedia di etalase digital, masa depan Light of Motiramkini menjadi tanda tanya. Apakah Tencent akan merilis ulang game tersebut dengan nama atau bentuk berbeda, atau justru menghentikannya sepenuhnya, masih belum diketahui dan menunggu pernyataan resmi dari pihak Tencent.

