Hyprland 0.53 resmi dirilis sebagai pembaruan fitur terakhir untuk tahun 2025, membawa sejumlah perubahan besar yang menitikberatkan pada stabilitas, pengalaman pengguna, serta kemudahan pemulihan saat terjadi masalah. Rilis ini menjadi salah satu pembaruan paling penting bagi Hyprland, sebuah Wayland compositor yang semakin populer di kalangan pengguna Linux modern.
Sebagai pengantar, Hyprland adalah dynamic tiling Wayland compositor yang dirancang untuk pengguna Linux yang menginginkan workflow berbasis keyboard dengan tingkat kustomisasi tinggi. Berbeda dengan desktop environment tradisional seperti GNOME atau KDE, Hyprland berfokus pada pengelolaan jendela yang efisien, animasi halus, dan tampilan visual yang modern. Kombinasi antara performa, fleksibilitas, serta “eye candy” menjadikan Hyprland favorit bagi power user dan penggemar setup desktop minimalis namun fungsional.
Salah satu sorotan utama di Hyprland 0.53 adalah hadirnya skrip peluncur baru bernama start-hyprland. Mulai versi ini, pengguna tidak lagi menjalankan compositor dengan memanggil Hyprland secara langsung. Skrip tersebut berfungsi sebagai wrapper yang menyediakan fitur crash recovery dan safe mode. Dengan mekanisme ini, Hyprland dapat dijalankan kembali secara aman ketika terjadi crash atau kesalahan konfigurasi, sebuah peningkatan penting bagi pengguna yang sering bereksperimen dengan pengaturan sistem.
Fitur safe mode ini bergantung pada paket tambahan bernama hyprland-guiutils, yang kini direkomendasikan sebagai dependensi utama, bukan lagi opsional. Paket tersebut juga digunakan untuk menghadirkan welcome app baru yang akan muncul saat Hyprland dijalankan pertama kali. Aplikasi sambutan ini memperkenalkan fitur-fitur dasar Hyprland, membantu proses setup awal, dan memberikan pengalaman onboarding yang lebih ramah bagi pengguna baru yang belum terbiasa dengan ekosistem Wayland compositor.
Di sisi konfigurasi, Hyprland 0.53 membawa perubahan besar yang bersifat breaking change. Pengembang melakukan perombakan total pada sintaks windowrule, sehingga seluruh aturan jendela dari versi sebelumnya harus ditulis ulang menggunakan format baru. Meski membutuhkan penyesuaian manual, dokumentasi resmi telah diperbarui untuk mempermudah proses migrasi. Perubahan ini bertujuan menciptakan sistem aturan jendela yang lebih konsisten dan fleksibel dalam jangka panjang.
Perubahan penting lainnya menyentuh pengaturan fullscreen. Opsi baru bernama misc:new_window_takes_over_fs kini menggantikan dua pengaturan lama, yaitu misc:new_window_takes_over_fullscreen dan master:inherit_fullscreen. Pengguna yang memanfaatkan mode fullscreen dalam workflow sehari-hari perlu memperbarui konfigurasi agar perilaku jendela tetap sesuai dengan kebutuhan mereka.
Selain itu, Hyprland 0.53 juga menghadirkan berbagai penyempurnaan teknis dan visual. Sistem manajemen warna mendapatkan perbaikan, termasuk penanganan HDR yang lebih baik. Tersedia pula beragam opsi kustomisasi baru yang memberikan kontrol lebih luas terhadap tampilan dan perilaku desktop. Pengembang menyebut rilis ini dibekali dengan banyak perbaikan bug dan optimasi kecil yang secara keseluruhan meningkatkan stabilitas penggunaan.
Komponen pendukung seperti Hyprpaper turut mengalami perubahan signifikan. Wallpaper manager ini kini dimigrasikan ke Hyprtoolkit dan Hyprwire, yang berdampak pada perubahan protokol IPC. Akibatnya, konfigurasi lama tidak lagi kompatibel dan perlu diperbarui, meskipun sintaks baru diklaim lebih sederhana dan mudah dikelola.
Sejumlah fitur tambahan juga melengkapi rilis ini, termasuk universal submap bind flag untuk konfigurasi keybinding yang lebih fleksibel, framework lokalisasi untuk elemen GUI agar lebih ramah bagi pengguna non-Inggris, serta kemampuan menambahkan efek blur pada groupbar. Fitur-fitur tersebut semakin memperkuat identitas Hyprland sebagai compositor yang menggabungkan estetika modern dengan fungsionalitas tingkat lanjut.
Dengan hadirnya crash recovery, safe mode, welcome app, serta berbagai pembaruan teknis dan visual, Hyprland 0.53 menjadi langkah penting dalam evolusi proyek ini. Meski membawa sejumlah perubahan yang mengharuskan pengguna menyesuaikan konfigurasi, rilis ini menegaskan komitmen pengembang untuk menjadikan Hyprland lebih stabil, ramah pengguna, dan siap digunakan sebagai daily driver oleh komunitas Linux yang menginginkan kontrol penuh atas desktop mereka.

