iOS 26.4 Resmi Uji Coba 5 Perubahan Penting yang Ubah Gadgetnya

Apple kembali menggulirkan pembaruan sistem operasinya lewat versi beta 26.4 untuk iOS 26.4, iPadOS 26.4, dan macOS 26.4. Jika pembaruan 26.3 sebelumnya terasa nyaris tanpa perubahan berarti, versi kali ini justru membawa sejumlah penyesuaian yang lebih terasa dampaknya, baik dari sisi fitur baru maupun penguatan fondasi sistem.

Rilis versi .4 biasanya hadir di pertengahan siklus tahunan Apple dan kerap menjadi ajang penyegaran sebelum generasi sistem operasi berikutnya diumumkan. Itulah sebabnya pembaruan ini penting, karena sering kali menjadi penentu arah fitur yang akan menjadi standar dalam beberapa tahun ke depan.

Berikut lima perubahan yang patut diperhatikan.

Pertama, pengaturan batas pengisian daya MacBook kini lebih fleksibel. Sejak era macOS 11 Big Sur, Apple sudah memperkenalkan fitur pengisian daya teroptimasi yang membatasi baterai hingga sekitar 80 persen berdasarkan pola penggunaan. Di macOS 26.4, tersedia penggeser manual untuk menentukan batas maksimum pengisian antara 80 hingga 100 persen dalam kenaikan 5 persen.

Langkah ini memberi kendali lebih besar bagi pemilik MacBook yang ingin memperpanjang usia baterai. Meski tidak bisa menghentikan degradasi sepenuhnya, pembatasan daya dapat mengurangi tekanan jangka panjang pada baterai. Konsekuensinya, kapasitas pakai harian sedikit berkurang. Bagi pengguna yang mengandalkan laptop dalam jangka panjang, opsi ini bisa membantu menekan biaya penggantian baterai di masa depan.

Kedua, peningkatan pada pesan lintas platform. Setelah lama bertahan dengan SMS untuk percakapan antara perangkat Apple dan non-Apple, perusahaan akhirnya mulai mengadopsi standar RCS sejak iOS 18. Di versi 26.4, Apple mulai menguji enkripsi end to end untuk pesan berbasis RCS.

Untuk tahap awal, enkripsi ini masih terbatas antarperangkat Apple. Namun perubahan ini menandai langkah menuju komunikasi yang lebih aman di luar ekosistem iMessage. Selain keamanan, pembaruan standar RCS ke versi lebih baru juga membuka jalan bagi fitur seperti mengedit pesan, menarik kembali pesan, dan membalas pesan tertentu secara langsung, kemampuan yang sebelumnya identik dengan iMessage. Dampaknya jelas, percakapan lintas perangkat menjadi lebih modern dan aman.

Ketiga, tampilan tab Compact di Safari kembali hadir. Beberapa tahun lalu, Apple sempat bereksperimen dengan desain yang menggabungkan bilah alamat dan tab agar ruang layar lebih lega. Desain tersebut kemudian ditarik kembali untuk sebagian pengguna. Kini, lewat Safari 26.4 di macOS dan iPadOS, opsi tampilan Compact kembali tersedia.

Bagi pengguna yang menyukai antarmuka minimalis dan ruang baca lebih luas, kembalinya opsi ini menjadi kabar baik. Fleksibilitas desain antarmuka memberi kebebasan menyesuaikan pengalaman menjelajah sesuai preferensi masing masing.

Keempat, perlindungan perangkat curian kini aktif secara bawaan. Fitur Stolen Device Protection pertama kali diperkenalkan di iOS 17.3. Fitur ini menambahkan lapisan keamanan tambahan ketika iPhone berada di lokasi yang tidak dikenali. Akses ke data sensitif seperti kata sandi tersimpan atau perubahan akun memerlukan autentikasi biometrik, tanpa opsi cadangan kode sandi.

Di iOS 26.4, fitur ini otomatis aktif. Artinya, perlindungan meningkat tanpa perlu pengaturan tambahan. Dalam situasi pencurian, langkah ini dapat mencegah pelaku menguasai akun dan data penting. Meski terkadang terasa merepotkan saat bepergian, peningkatan keamanan ini berpotensi menyelamatkan data pribadi dan finansial.

Kelima, awal akhir Rosetta mulai terlihat. Teknologi Rosetta 2 berperan besar saat Apple beralih dari prosesor Intel ke Apple Silicon, memungkinkan aplikasi lama tetap berjalan. Kini, dengan transisi hampir sepenuhnya rampung, Apple memberi sinyal bahwa dukungan Rosetta akan dihentikan pada macOS 28 di 2027.

Mulai macOS 26.4, pengguna akan melihat peringatan saat membuka aplikasi yang masih berbasis Intel. Ini menjadi pengingat bagi pengembang dan pengguna untuk beralih ke aplikasi yang sudah mendukung arsitektur terbaru. Dampaknya terasa terutama bagi yang masih mengandalkan perangkat lunak lama, karena pembaruan atau migrasi menjadi tak terelakkan.

Menariknya, satu hal yang belum muncul adalah versi Siri yang lebih cerdas yang sempat dijanjikan sejak peluncuran iOS 18 pada 2024. Fitur tersebut disebut belum memenuhi standar kualitas internal dan kemungkinan hadir di pembaruan berikutnya atau bahkan generasi sistem operasi selanjutnya.

Secara keseluruhan, pembaruan 26.4 bukan sekadar tambalan kecil. Ada pergeseran menuju kontrol baterai yang lebih presisi, komunikasi yang lebih aman, keamanan perangkat yang diperketat, fleksibilitas antarmuka, dan transisi perangkat lunak yang makin matang. Bagi pengguna perangkat Apple, perubahan ini berarti pengalaman yang lebih aman, lebih terkendali, dan lebih siap menghadapi fase berikutnya dalam evolusi ekosistem Apple.