Produsen perangkat gaming OneXPlayer kembali mencuri perhatian penggemar handheld dengan memperkenalkan OneXSugar Wallet, sebuah konsol retro portabel yang mengusung layar lipat sebagai daya tarik utama. Perangkat ini menandai langkah berani OneXPlayer dalam menghadirkan teknologi foldable OLED ke segmen handheld gaming, sebuah area yang selama ini identik dengan desain layar konvensional.
OneXSugar Wallet pertama kali diperlihatkan melalui video singkat di platform Bilibili serta diumumkan di media sosial Weibo. Sekilas, desainnya menyerupai handheld clamshell atau dual-screen, namun ketika dibuka, perangkat ini menampilkan satu layar OLED besar berukuran sekitar 8 inci. Layar tersebut memiliki resolusi sekitar 2.480 x 1.860 piksel dengan rasio 4:3, format yang sangat disukai penggemar game retro karena mendekati tampilan asli konsol klasik.
Pendekatan desain ini membuat OneXSugar Wallet terlihat ringkas saat dilipat, namun tetap menawarkan area tampilan luas ketika digunakan. Pada bagian dalam, terlihat area khusus tempat analog stick dan tombol beristirahat ketika perangkat ditutup, menciptakan desain yang lebih rapi dan terlindungi. Tata letak kontrolnya mengadopsi gaya asimetris dengan dua analog stick, D-pad, serta empat tombol aksi, dilengkapi tombol bahu dan trigger di bagian belakang. Speaker menghadap ke depan juga disematkan di sisi layar untuk pengalaman audio yang lebih imersif.
Dari sisi performa, OneXPlayer menyebutkan bahwa OneXSugar Wallet akan ditenagai oleh “flagship Qualcomm gaming platform processor”. Namun hingga kini, detail spesifik mengenai model chipset, kemampuan emulasi, maupun performa gaming-nya belum diungkap secara resmi. Hal ini membuat banyak penggemar masih berspekulasi tentang seberapa jauh kemampuan perangkat ini dalam menjalankan game retro maupun judul Android modern.
Penggunaan layar lipat tentu membawa keunikan tersendiri, sekaligus memunculkan tanda tanya. Teknologi foldable OLED selama ini lebih sering ditemui pada smartphone dan laptop kelas premium, dengan harga tinggi dan isu durabilitas jangka panjang yang masih menjadi perhatian. Kekhawatiran serupa pun muncul pada OneXSugar Wallet, terutama bagi pengguna yang menginginkan handheld tahan lama untuk pemakaian intensif.
Soal harga, OneXPlayer juga belum memberikan informasi resmi. Namun melihat rekam jejak perusahaan, termasuk perangkat dual-screen sebelumnya yang dibanderol sekitar USD 799, banyak pihak memperkirakan OneXSugar Wallet tidak akan murah. Bahkan, dengan teknologi layar lipat dan prosesor kelas atas, harganya diprediksi bisa berada di kisaran USD 500 hingga mendekati USD 1.000 atau lebih, menjadikannya perangkat khusus untuk segmen penggemar serius.
Meski begitu, kehadiran OneXSugar Wallet berpotensi membuka tren baru di industri handheld retro. Desain layar lipat dengan rasio 4:3 menawarkan kombinasi portabilitas dan kenyamanan visual yang belum banyak dieksplorasi. Jika konsep ini mendapat sambutan positif, bukan tidak mungkin produsen lain akan mengikuti jejak OneXPlayer dengan pendekatan serupa.
Untuk saat ini, OneXSugar Wallet masih menyisakan banyak pertanyaan, mulai dari spesifikasi lengkap, daya tahan layar lipat, hingga harga dan jadwal rilis. Namun satu hal yang jelas, perangkat ini menunjukkan bahwa inovasi di dunia handheld gaming belum berhenti, dan masa depan konsol portabel bisa jadi akan semakin fleksibel, secara harfiah.

