Pendiri Anduril Tinggalkan Robot Perang, Kini Bangun Startup Game Retro dengan Valuasi Rp15 Triliun

Palmer Luckey kembali menjadi sorotan di dunia teknologi, namun kali ini bukan karena proyek militer atau sistem pertahanan. Pendiri perusahaan teknologi pertahanan Anduril Industries tersebut kini sedang mengembangkan bisnis baru di bidang permainan klasik melalui startup bernama ModRetro. Perusahaan ini dilaporkan tengah menjajaki pendanaan baru dengan valuasi yang diperkirakan mencapai sekitar 1 miliar dolar AS.

ModRetro didirikan dengan fokus pada perangkat game bergaya retro, yaitu konsol modern yang dirancang untuk menghadirkan kembali pengalaman bermain game klasik dari era 1980-an hingga awal 2000-an. Pendekatan ini memanfaatkan nostalgia yang masih kuat di kalangan penggemar game lama, sekaligus memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan kualitas perangkat keras.

Produk pertama perusahaan ini diluncurkan pada tahun 2024 dengan nama Chromatic. Perangkat tersebut mengambil inspirasi dari Game Boy, konsol portabel legendaris yang populer pada era 1990-an. Chromatic dirancang menyerupai konsol klasik tersebut, tetapi menggunakan teknologi yang lebih mutakhir untuk memberikan kualitas layar dan performa yang lebih baik. Sejumlah pengamat industri menilai perangkat ini sebagai salah satu interpretasi modern terbaik dari konsep Game Boy.

Bagi Palmer Luckey, proyek ini bukan sekadar peluang bisnis baru. Ia pernah menyebut bahwa ide membuat perangkat bergaya Game Boy telah menjadi proyek pribadi yang ia kerjakan secara tidak konsisten selama hampir dua dekade. Menurutnya, Chromatic dibuat melalui berbagai keputusan desain yang sengaja mempertahankan keaslian pengalaman bermain, bahkan ketika pilihan tersebut tidak selalu paling praktis secara bisnis atau teknologi.

Selain Chromatic, ModRetro juga disebut sedang mengembangkan perangkat lain yang meniru pengalaman bermain dari konsol klasik yang berbeda. Salah satu proyek yang tengah disiapkan adalah perangkat yang dirancang untuk mereplikasi sensasi bermain Nintendo 64, konsol ikonik yang terkenal dengan game 3D awal dan judul-judul legendaris.

Langkah Luckey ke dunia gaming retro menarik perhatian karena latar belakangnya yang kuat di sektor teknologi pertahanan. Melalui Anduril Industries, ia dikenal sebagai salah satu pengusaha yang mendorong pengembangan sistem senjata otonom dan teknologi militer berbasis kecerdasan buatan. Perusahaan tersebut bahkan dilaporkan tengah mempertimbangkan putaran pendanaan baru dengan valuasi yang bisa mencapai sekitar 60 miliar dolar AS.

Perbedaan kontras antara teknologi militer dan konsol game klasik menimbulkan diskusi tersendiri di kalangan komunitas teknologi. Sebagian pihak memuji upaya Luckey menghidupkan kembali perangkat game klasik dengan kualitas tinggi, sementara yang lain menilai reputasinya di sektor pertahanan membuat proyek hiburan ini sulit dipisahkan dari kontroversi yang mengiringi bisnis militernya.

Fenomena kebangkitan perangkat retro sendiri menjadi tren yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pemain lama ingin kembali merasakan pengalaman bermain yang sederhana dan autentik, berbeda dengan game modern yang semakin kompleks. Perangkat baru yang meniru konsol klasik menawarkan solusi menarik karena menggabungkan nostalgia dengan kenyamanan teknologi masa kini.

Jika rencana pendanaan ModRetro berhasil, perusahaan ini berpotensi memperluas lini produknya dan memperkuat posisinya di pasar perangkat gaming retro yang semakin kompetitif. Dukungan investor juga dapat mempercepat pengembangan perangkat baru yang menghadirkan kembali konsol-konsol legendaris dengan sentuhan teknologi modern.