Rachel Zegler Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Snow White: “Saya Tidak Akan Berubah Demi Kenyamanan Orang Lain”

Aktris muda Rachel Zegler kembali menyinggung kontroversi yang sempat menyelimuti kariernya setelah terpilih membintangi film live action Snow White produksi Disney. Dalam sebuah wawancara terbaru, Zegler menceritakan pengalaman menghadapi kritik keras hingga ancaman yang muncul sejak awal pengumuman casting.

Nama Zegler mulai dikenal luas setelah tampil dalam film musikal West Side Story arahan Steven Spielberg. Peran tersebut menjadi pintu masuk besar bagi kariernya di industri film Hollywood. Namun di balik kesuksesan tersebut, ia juga harus menghadapi berbagai komentar negatif terkait latar belakang dan identitasnya.

Menurut Zegler, masa awal kariernya dipenuhi tekanan karena publik terus memperdebatkan identitasnya. Ia mengingat bagaimana sebagian orang menilai dirinya tidak cukup mewakili satu identitas tertentu ketika berperan dalam West Side Story, namun dianggap terlalu berbeda ketika dipilih sebagai tokoh utama dalam Snow White.

Situasi tersebut menjadi pengalaman yang membingungkan bagi seorang aktris yang saat itu masih berada di usia awal dua puluhan. Ia harus menghadapi kritik yang datang dari berbagai arah sekaligus, termasuk perdebatan soal etnisitas dan kesesuaian dengan karakter yang dimainkan.

Zegler sendiri memiliki latar belakang keturunan Kolombia yang sejak kecil menjadi bagian penting dari kehidupannya. Ia mengaku tumbuh dengan budaya keluarga yang kuat, mulai dari makanan tradisional, pakaian khas, hingga kebiasaan sehari-hari yang membentuk identitas dirinya.

Bagi Zegler, identitas tersebut bukan sesuatu yang perlu disembunyikan atau diubah demi menyesuaikan diri dengan ekspektasi publik. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk mengorbankan jati diri hanya demi membuat orang lain merasa nyaman.

Perdebatan terkait casting Zegler sebenarnya telah muncul sejak film West Side Story dirilis. Sebagian kritik menyoroti fakta bahwa ia tidak memiliki latar belakang Puerto Rico seperti karakter Maria dalam cerita musikal tersebut. Ketika kemudian diumumkan sebagai pemeran Snow White, kritik kembali muncul karena sebagian penggemar menilai penampilannya tidak sesuai dengan gambaran klasik karakter dalam film animasi Disney.

Kontroversi seputar film Snow White juga semakin memanas setelah beberapa pernyataan Zegler mengenai versi animasi lama dianggap kontroversial. Ia sempat mengomentari bahwa beberapa elemen dalam cerita klasik tersebut terasa ketinggalan zaman jika dilihat dari perspektif masa kini.

Selain itu, dukungan terbuka yang ia tunjukkan terhadap isu kemanusiaan di Timur Tengah juga memicu reaksi beragam di media sosial. Kombinasi dari berbagai kontroversi tersebut membuat film Snow White menjadi salah satu produksi Disney yang paling sering diperbincangkan bahkan sebelum dirilis.

Menghadapi berbagai kritik dan serangan di internet bukanlah pengalaman yang mudah bagi Zegler. Ia mengaku sempat terkejut dengan tingkat kebencian yang muncul di media sosial, termasuk ancaman terhadap keselamatan dirinya.

Menurutnya, jika sejak awal mengetahui bahwa reaksi publik akan sedemikian keras, kemungkinan besar ia akan memilih untuk menjauh dari media sosial sepenuhnya. Ia bahkan sempat berpikir untuk meninggalkan ponselnya agar tidak terus membaca komentar negatif yang bermunculan.

Meski begitu, pengalaman tersebut juga memberikan pelajaran penting. Zegler menyadari bahwa tidak semua hal perlu disampaikan secara langsung di media sosial. Ada kalanya menyuarakan pendapat memang penting, namun ada juga situasi yang membutuhkan pendekatan yang lebih bijak.

Pengalaman menghadapi kritik publik kini menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebagai figur publik. Zegler menilai setiap pengalaman, baik yang positif maupun negatif, telah membentuk cara pandangnya terhadap industri hiburan dan kehidupan di bawah sorotan publik.