ReactOS Dapat Upgrade Bikin Koneksi Jaringan Jauh Lebih Cepat

ReactOS kembali mencuri perhatian setelah menghadirkan peningkatan besar pada sisi jaringan. Sistem operasi sumber terbuka yang sejak lama dikembangkan sebagai alternatif Windows ini kini menunjukkan kemajuan nyata, terutama dalam hal performa koneksi internet dan komunikasi data.

Bagi yang belum familiar, ReactOS adalah proyek open-source yang bertujuan menciptakan sistem operasi kompatibel dengan Windows, khususnya keluarga Windows NT. Ambisinya cukup besar yaitu menjalankan aplikasi dan driver Windows tanpa harus bergantung pada sistem buatan Microsoft. Selama bertahun-tahun, pengembangan ReactOS berjalan perlahan namun konsisten, dengan fokus pada stabilitas, kompatibilitas, dan fitur inti.

Pembaruan terbaru menandai titik penting dalam perjalanan tersebut. Tim pengembang berhasil mengintegrasikan dukungan asynchronous TCP, sebuah kemampuan krusial dalam sistem jaringan modern. Fitur ini memungkinkan aplikasi menangani koneksi jaringan secara non-blokir, sehingga proses komunikasi data dapat berjalan lebih efisien tanpa menghambat kinerja sistem secara keseluruhan.

Dukungan asynchronous TCP sebenarnya bukan ide baru di ReactOS. Masalah ini sudah dibahas sejak 2016 ketika ditemukan keterbatasan pada pengelolaan socket dalam mode non-blocking. Selama hampir satu dekade, berbagai percobaan, revisi kode, dan pengajuan patch dilakukan sebelum akhirnya solusi yang stabil berhasil digabungkan ke dalam sistem utama. Keberhasilan ini menunjukkan ketekunan komunitas pengembang yang tetap mendorong proyek meski tantangannya kompleks dan memakan waktu panjang.

Dari sisi teknis, dampaknya cukup signifikan. Aplikasi yang sangat bergantung pada jaringan seperti peramban web, klien FTP, dan pengelola unduhan berpotensi berjalan lebih responsif dan efisien. Proses transfer data dapat ditangani dengan lebih baik, latensi berkurang, dan penggunaan sumber daya sistem menjadi lebih optimal. Ini merupakan lompatan penting bagi ReactOS yang selama ini sering dianggap tertinggal dalam performa praktis dibanding sistem operasi arus utama.

Pentingnya pembaruan ini tidak hanya terletak pada peningkatan kecepatan. Dukungan jaringan yang lebih modern membuka jalan bagi pengembangan aplikasi yang lebih kompleks dan realistis di atas ReactOS. Hal ini juga memperkuat posisinya sebagai alternatif Windows yang bukan sekadar proyek eksperimental, melainkan platform yang perlahan mendekati kelayakan penggunaan sehari-hari.

Ke depan, peningkatan ini bisa menjadi fondasi bagi pengembangan fitur lain yang lebih matang. ReactOS memang masih dalam tahap pengembangan aktif, namun langkah-langkah seperti ini menunjukkan arah yang jelas. Dengan jaringan yang semakin andal, sistem operasi open-source ini makin mendekati tujuannya untuk memberikan kebebasan, kontrol, dan kompatibilitas bagi mereka yang mencari alternatif di luar ekosistem Windows komersial.