Snow White Alami Perjalanan Berat di Bioskop Karena Boikot?

Film terbaru Disney, Snow White, ternyata nggak berjalan mulus di box office! Dengan modal produksi selangit, sekitar 270 juta dolar plus tambahan 100 juta dolar buat promosi, film ini malah terancam jadi “bom” di bioskop.

Pada akhir pekan pembukaannya, film yang dibintangi Rachel Zegler ini cuma bisa mengantongi 43 juta dolar di Amerika Serikat dan total 87,3 juta dolar secara global. Angka ini jauh dari harapan Disney dan bikin para petinggi studio garuk-garuk kepala.

Yang bikin film ini makin rame dibahas adalah kontroversi politik di baliknya. Rachel Zegler, pemeran utama, sempat mengkritik kebijakan imigrasi mantan Presiden Donald Trump. Gara-gara itu, film ini dihujani boikot dari kelompok konservatif yang menjulukinya “Snow Woke”—menuding Disney terlalu mendukung agenda liberal. Mereka rame-rame nge-dislike trailer-nya, kasih ulasan negatif, dan ngajak orang buat nggak nonton.

Tapi uniknya, meskipun ada boikot, penjualan tiket di negara bagian konservatif malah lumayan, mencapai 40% dari total penonton. Artinya, boikot ini nggak terlalu bikin dampak besar.

Dari segi penonton, film ini lebih disukai oleh anak-anak dan remaja perempuan. Skor CinemaScore dari mereka mencapai A-, walaupun rata-rata keseluruhan cuma B+. Bahkan, 50% anak-anak yang nonton bilang bakal merekomendasikan film ini ke teman-temannya.

Namun, tetap saja, tantangan besar masih menghadang. Selain kontroversi, film ini juga kena banyak masalah saat produksi, mulai dari protokol COVID-19, mogok kerja di Hollywood tahun 2023, sampai kebakaran di lokasi syuting. Semua ini bikin biaya produksi makin membengkak.

Sekarang, nasib Snow White bergantung pada performanya di minggu-minggu mendatang. Kalau nggak bisa menembus angka minimal 500 juta dolar, Disney bakal harus cari cara lain buat menutupi kerugian, mungkin dari streaming, merchandise, atau bahkan musik.