PlayStation 5 Pro akan segera menerima peningkatan teknologi grafis melalui pembaruan perangkat lunak pada Maret mendatang. Pembaruan ini menghadirkan versi terbaru dari PSSR atau PlayStation Spectral Super Resolution, sistem peningkatan resolusi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membuat tampilan gim lebih tajam tanpa membebani performa secara berlebihan.
Langkah ini sebenarnya sudah terindikasi sejak tahun lalu, ketika arsitek utama konsol generasi terbaru Sony, Mark Cerny, menyebut kemungkinan adaptasi teknologi peningkatan resolusi dari AMD ke dalam ekosistem PlayStation. Kini, peningkatan tersebut resmi dihadirkan dalam bentuk PSSR generasi baru yang diklaim memiliki pendekatan berbeda, baik dari sisi jaringan saraf maupun algoritma pemrosesannya.
Secara sederhana, PSSR bekerja dengan menganalisis gambar gim hingga ke tingkat piksel, lalu meningkatkan resolusinya agar terlihat lebih detail di layar. Versi terbarunya disebut mampu menjaga keseimbangan antara frame rate dan kualitas visual secara lebih konsisten. Artinya, gim dapat tetap berjalan mulus tanpa mengorbankan ketajaman gambar.
Salah satu judul pertama yang memanfaatkan teknologi ini adalah Resident Evil Requiem. Melalui pembaruan mesin grafisnya, Capcom menghadirkan detail karakter yang lebih realistis, termasuk helai rambut yang dimodelkan sebagai poligon individual sehingga bisa bergerak mengikuti angin dan gerakan tubuh. Efek pencahayaan pun dibuat lebih kompleks, dengan interaksi cahaya yang berubah sesuai tumpukan rambut. Detail semacam ini biasanya sulit dipertahankan kualitasnya saat proses peningkatan resolusi, namun versi baru PSSR diklaim mampu menangani kompleksitas tersebut.
Pengembangan teknologi ini tidak berdiri sendiri. Pada 2024, Sony dan AMD mengumumkan kolaborasi bertajuk Project Amethyst untuk mengembangkan teknologi pembelajaran mesin guna meningkatkan grafis dan pengalaman bermain. Sony disebut ikut berkontribusi pada pengembangan FSR 4 milik AMD, dan hasilnya kini mulai diterapkan kembali ke perangkat keras PlayStation.
Bagi pemilik PS5 Pro, pembaruan ini dapat diaktifkan atau dinonaktifkan melalui pengaturan sistem. Sejumlah gim lain juga dijadwalkan menerima dukungan serupa dalam waktu yang berdekatan.
Perkembangan ini penting karena menunjukkan strategi Sony untuk terus mengoptimalkan perangkat keras yang sudah beredar di pasaran. Di tengah harga konsol yang mencapai kisaran 700 hingga 750 dolar AS, peningkatan performa melalui pembaruan perangkat lunak menjadi nilai tambah yang signifikan. Meskipun peningkatannya bersifat bertahap dibandingkan versi standar PlayStation 5, upaya memaksimalkan kemampuan konsol memperpanjang relevansinya di siklus generasi yang masih berjalan.
Bagi kalangan gamer, dampaknya terasa pada kualitas visual yang semakin mendekati standar grafis kelas atas tanpa harus mengganti perangkat. Sementara bagi industri, langkah ini memperlihatkan arah masa depan konsol yang semakin bergantung pada kecerdasan buatan untuk menyeimbangkan performa, efisiensi, dan kualitas gambar.

